LingkunganArsip CSR

Bali Beach Clean Up

Sejak 2008, CCAI bersama Quiksilver Indonesia (QS) telah mengambil tindakan berani dengan meluncurkan program Bali Beach Clean Up (BBCU). Bahu-membahu kami berusaha meminimalkan dampak limbah di pantai-pantai indah Bali, memperkuat industri pariwisata yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat, dan mendukung program pemerintah Bali untuk menciptakan 'Clean and Green Bali'.







TENTANG PROGRAM

Setiap hari kami membersihkan 9,7 km garis pantai di sepanjang 5 pantai ikonik Bali: Pantai Kuta, Pantai Legian, Pantai Seminyak, Pantai Jimbaran, dan Pantai Kedonganan.




HASIL PROGRAM

Sejak 2008, kami telah membersihkan lebih dari 26 juta kilogram sampah dari kelima pantai utama Bali
Jenis sampah:
  • 60% organik
  • 30% plastik
  • 10% lain-lain


Proses Bali Beach Clean Up



KOMITMEN KAMI DALAM MEWUJUDKAN BALI YANG BERSIH DAN AMAN

   

Aset BBCU

Untuk memungkinkan para kru pembersih pantai kami menjalankan kegiatannya secara maksimal, CCAI dan Quiksilver menyediakan perlengkapan-perlengkapan pendukung, seperti:
• 4 unit traktor
• 3 unit truk sampah
• 2 unit mesin pembersih sampah (barber surf rake)

Penyediaan Tempat Sampah

Selain menyediakan peralatan berat, setiap tahunnya BBCU juga mendistribusikan 300 unit tempat sampah dengan perlindungan ultra violet, tersebar di area Kuta, Legian, Seminyak, Jimbaran, dan Kedonganan. Penempatan tempat sampah ini merupakan inisiatif kami untuk meningkatkan kesadaran masyarakat luas. Hingga saat ini, kami telah menyediakan lebih dari 1.200 unit tempat sampah. 

Dukungan terhadap Balawisata 

Kami percaya penjaga pantai (Badan Penyelamat Wisata Tirta / Balawista) memegang peranan penting dalam mewujudkan Bali yang aman. Sebagai bagian dari dukungan kami terhadap Balawista, CCAI dan Quiksilver menyediakan perlengkapan berkualitas bagi para Balawista Badung untuk membantu performa kerja mereka sehari-hari.













PERKEMBANGAN PROGRAM

Sejak diluncurkannya program BBCU, kebersihan pantai semakin membaik, dan ini mengundang lebih banyak penyu untuk bertelur di pantai. Hal ini memicu kami untuk mengembangkan fasilitas pembenihan pada tahun 2010, tepat di tengah-tengah pantai Kuta yang dikenal sebagai Kuta Beach Sea Turtle Conservation (KBSTC). Sejak 2010 hingga 2014, kami telah mengembalikan lebih dari 97.000 bayi penyu ke habitat alami mereka.



KLIK DISINI UNTUK INFO LEBIH LANJUT MENGENAI BALI'S BIG ECO WEEKEND!