Sekilas Karyawan CCAI

Untuk mengetahui gairah bekerja di CCAI, simaklah penuturan dari beberapa karyawan kami yang berasal dari berbagai posisi dan tingkatan karier mengenai pemikiran mereka tentang CCAI.

 
Chintamy Ruliana Dewi , General Manager MIC

Perjalanan saya dengan Coca-Cola System dimulai sejak tahun 2005. Saya bergabung sebagai Graduate Trainee Program (GTP) dan mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi semua departemen dan melakukan On the Job Rotation Setelah melewati program tersebut, saya mendapat kesempatan sebagai Key Account Officer HORECA untuk Jawa Barat Area dan 2 tahun kemudian sebagai Key Account Officer Food store. Saya mempertajam keterampilan saya dalam bidang Penjualan, Operasional & Manajemen Account.

Saya pun sangat menikmati pekerjaan ini karena saya dapat bertemu banyak orang di lapangan.Pada tahun 2009, saya memutuskan untuk mengembangkan diri saya di Departemen Marketing sebagai Category Officer yang bertanggung jawab untuk menangani pengembangan produk dalam kategori Sparkling & Water. Saya juga memiliki kesempatan bekerja sebagai Consumer Activation Manager untuk sudut pandang holistik dalam mengelola aktivasi skala nasional.

Dengan komitmen saya untuk berkontribusi lebih banyak kepada perusahaan, saya bergabung dengan tim Sales Modern Trade sebagai National Key Account Manager pada tahun 2010. Mengelola berbagai pelanggan nasional terkemuka, memperoleh bisnis baru, dan menyumbangkan beberapa penghargaan untuk Amatil Indonesia, baik di wilayah Indonesia lokal dan Asia Pasifik, memperkaya pengalaman saya membawa praktik-praktik terbaik global ke Indonesia.

 
DELIJAL , Plant Operation Manager

Saya memulai karir saya di Amatil Indonesia sejak November 2001 sebagai Business Solution Analyst di Departemen Business Service, operation National Office. Sebagai Business Analyst, saya bertanggung jawab untuk merancang, mengembangkan, dan mengimplementasikan proses bisnis dan sistem informasi untuk area Supply Chain dan Sales.

Pada bulan November 2005 saya dipromosikan sebagai Business Service Manager untuk Kalimantan, dan setelah satu tahun di Kalimantan, pada Oktober 2006 saya dipromosikan menjadi Business Service Manager untuk area Jawa Tengah dan Balinusa.

Pada bulan Agustus 2008, saya diminta untuk kembali ke National Office Jakarta untuk membangun dan mengembangkan Sales dan Operation Planning. Saya pun dipromosikan menjadi Sales and Operations Planning Manager di departemen Supply Chain, National Office. Tanggung jawab utama saya adalah mengelola dan memimpin proses Sales dan Operation Planning yang terintegrasi untuk seluruh Indonesia.

Pada Mei 2014, saya mendapat tantangan lain untuk bekerja sebagai Plant Operation Manager untuk Pabrik PSD di Cibitung. Tanggung jawab utama saya adalah untuk meningkatkan kinerja Pabrik PSD dan menyiapkan pabrik agar menjadi pabrik dengan standar kelas dunia. Setelah berhasil meningkatkan kinerja Instalasi PSD, pada Mei 2015 saya mendapat tantangan lain sebagai Plant Operation Manager untuk Pabrik Surabaya.

Pada Januari 2018 saya mendapat tantangan besar untuk kembali ke Jakarta dan mengelola pabrik Cibitung, yakni pabrik Coca-Cola Amatil yang terbesar di Indonesia. Saya merasa sangat beruntung karena saya mendapatkan banyak tantangan danjuga peluang selama karir saya di Amatil Indonesia. Hal ini yang memungkinkan saya untuk terus mengembangkan bisnis kami dan juga meningkatkan pengetahuan dan pengalaman pribadi saya.

 
Linda Christina Daryanto Supply Chain Manager

Amatil Indonesia adalah perusahaan di mana saya mendapatkan pekerjaan pertama saya. Dari dulu, saya selalu tertarik dengan produk Coca-Cola, terutama Sprite. Saya melihatnya di mana-mana termasuk outlet di dekat rumah saya dan saya pikir ini adalah minuman yang sangat enak dan berasal dari merek paling terkenal di dunia.

Saya bergabung dengan Amatil Indonesia melalui Graduate Trainee Program (GTP) pada tahun 2000 dan saya menjadi GTP termuda di angkatan saya. Saya juga termasuk dalam 3 Top GTP Terbaik dalam GTP Graduation. Saya adalah orang yang mau belajar dan menghadapi tantangan, itulah sebabnya bekerja di Amatil Indonesia sebagai GTP adalah jalan yang tepat bagi saya. Seiring berjalannya waktu, saya terus mengembangkan karir saya.

Berawal dari GTP, lalu masuk ke posisi Supervisor, Quality Officer, saya pun ditantang untuk memperluas cakupan saya ke bidang Technical Supply Chain Commercialization (New Product Development) dan kemudian mendapat tantangan yang lebih besar dalam manajemen umum, bekerja sebagai Manajer Operasi Pabrik.

Menurut saya, Amatil Indonesia adalah perusahaan yang sangat hebat. Hal ini dibuktikan dengan bagaimana Amatil Indonesia selalu berusaha memberikan karyawannya peluang yang lebih besar untuk belajar dan mengembangkan kemampuan mereka. Setelah lebih dari 19 tahun bekerja di sini, sampai hari ini Amatil Indonesia masih terus memberikan saya tantangan. Saat ini saya ditantang untuk

menangani Supply Chain Planning, yang merupakan bidang baru bagi saya. Saya pun menerima tantangan ini dengan senang hati, dengan niatan untuk terus mengembangkan diri saya dan berkontribusi yang terbaik untuk perusahaan.

 
William Layadi, Information Technology Director

Saya memulai perjalanan karir saya di Amatil Indonesia sebagai BASIS Implementor pada tahun 1996. Pada saat itu, departemen Information Technology (IT) belum didirikan dan perusahaan baru saja memulai proyek BASIS dan PRMS. Setelah proyek selesai, saya membantu proses pemindahan proses penggunaan BASIS ke Helpdesk Analyst, Technical Specialist dan juga Technical Solution Supervisor. Tiga posisi ini sangat menantang karena saya harus menyediakan hampir 24 jam dukungan tetapi tantangan ini memperkaya pengetahuan teknis saya tentang mesin BASIS dan AS400.

Setelah departemen IT didirikan pada tahun 1998, saya dipromosikan menjadi Solution Technical Manager yang bertanggung jawab tidak hanya untuk mengelola platform AS400 tetapi juga platform Lotus Notes dan Business Intelligent. Setelah periode tertentu dalam technical solution, saya mendapatkan pengalaman di berbagai posisi di area Business Solution and Infrastructure & Services sebelum akhirnya saya dipromosikan sebagai Head of IT. Mulai 2018, saya pun naik ke posisi Direktur Information Technology Amatil Indonesia, hingga saat ini.

Saya menikmati bekerja di IT dimana saya mendapatkan banyak kesempatan untuk tumbuh dan mengembangkan diri saya. Bekerja di IT juga membuat saya memiliki kesempatan untuk mengunjungi negara-negara lain seperti Austria, Australia, Peru, Filipina, Vietnam, Singapura dan Korea.